Misteri dan Khasiat Daun Bidara

9komentar

Buah dan daun bidara
Misteri dan Khasiat Daun Bidara.Sobat Dharma,Mungkin diantara sobat pernah mendengar atau mungkin pernah menggunakan yang namanya Daun Bidara.Bidara atau widara (Ziziphus mauritiana) adalah sejenis pohon kecil penghasil buah yang tumbuh di daerah kering. Tanaman ini dikenal pula dengan pelbagai nama daerah seperti widara untuk daerah Sunda Atau Jawa,atau dipendekkan menjadi dara (Jawa).Dalam bahasa arab sendiri Bidara berasal dari kata Sidroh artinya pohon bidara.Dalam hal ini sidroh atau Bidara ada sejarah tersendiri dengan kaitannya perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam isra' mi'raj. Pohon bidara sangatlah banyak manfaatnya. Daun bidara banyak manfaatnya. Buah bidara banyak manfaatnya.Namun dalam artikel ini saya hanya akan berbagi info mengenai  Misteri dan khasiat daun bidara.

Sobat Dharma semua,dalam artikel sebelumnya dalam blog ini sudah di posting mengenai Tata cara ruqyah. Sebagaimana tuntunan Nabi SAW,ruqyah adalah methode pengobatan yang di anjurkan bila kita mengalami ganguan penyakit non medis.Nah dalam kaitan ruqyah pula daun bidara ini di postingkan dalam blog ini.Dalam beberpa hadits daun Bidara adalah salah satu jenis tumbuhan yang bisa digunakan untuk membantu dalam pengobatan ruqyah syar’iyyah (ruqyah yang sesuai syari’at Islam). Daun bidara juga bisa digunakan untuk bersuci wanita yang sedang haidh. Daun bidara juga digunakan untuk campuran air memandikan jenazah. Daun bidara juga biasa digunakan untuk sayur, dan pakan ternak.

Berikut ini beberapa khasiat atau manfaat daun bidara:

1.Daun Bidara Dan Memandikan Jenazah
Ummu ‘Athiyyah Rodhiyallohu ‘Anha berkata, “Nabi Shollallohu Alaihi Wa sallam pernah menemui kami sedangkan kami kala itu tengah memandikan puterinya (Zainab), lalu Beliau bersabda: ‘Mandikanlah dia tiga, lima, (atau tujuh) kali, atau lebih dari itu. Jika kalian memandang perlu, maka pergunakan air dan daun bidara. (Ummu ‘Athiyyah berkata, ‘Dengan ganjil?’ Beliau bersabda, ‘Ya.’) dan buatlah di akhir mandinya itu tumbuhan kafur atau sedikit darinya.”
(H.R. al Bukhori 3/99-104, Muslim 3/47-48, Abu Dawud 2/60-61, an Nasa-i 1/266-267, at Tirmidzi 2/130-131, Ibnu Majah 1/445, Ibnul Jarud 258-259, Ahmad 5/84-85, 4076-4078, Syaikh al Albani – Hukum dan Tata Cara Mengurus Jenazah hal 130-131).

2.Daun Bidara dan Wanita Haidh
‘Aisyah secara marfu’, “Salah seorang di antara kalian (wanita haidh) mengambil air yang dicampur dengan daun bidara lalu dia bersuci dan memperbaiki bersucinya. Kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya seraya menggosoknya dengan gosokan yang kuat sampai air masuk ke akar-akar rambutnya, kemudian dia menyiram seluruh tubuhnya dengan air. Kemudian dia mengambil secarik kain yang telah dibaluri dengan minyak misk lalu dia berbersih darinya.” ‘Aisyah berkata, “Dia mengoleskannya ke bekas-bekas darah.” (H.R. Muslim no. 332 dari ‘Aisyah)

3.Daun Bidara Dan Ruqyah
Ulama Wahab bin Munabih menyarankan untuk menggunakan tujuh lembar bidara yang dihaluskan. Kemudian dilarutkan dalam air dan dibacakan ayat Kursi, surat al Kafirun, al Ikhlash, al Falaq dan an Naas. (Boleh juga dibacakan ayat-ayat al-Qur’an lainnya) Lalu dipergunakan untuk mandi atau diminum. (lihat Mushannaf Ma’mar bin Rasyid 11/13).
Menumbuk tujuh helai daun pohon Sidr (daaun bidara) hijau di antara dua batu atau sejenisnya, lalu menyiramkan air ke atasnya sebanyak jumlah air yang cukup untuk mandi dan dibacakan di dalamnya ayat-ayat al Qur-an.

Setelah membacakan ayat-ayat tersebut pada air yang sudah disiapkan tersebut, hendaklah dia meminumnya sebanyak tiga kali, dan kemudian mandi dengan menggunakan sisa air tersebut. Dengan demikian, insya Allah penyakit (sihir) akan hilang. Dan jika perlu, hal itu boleh diulang dua kali atau lebih, sehingga penyakit (sihir) itu benar-benar sirna. Hal itu sudah banyak dipraktekkan, dan dengan izin_Nya,Allah memberikan manfaat padanya. Pengobatan tersebut juga sangat baik bagi suami yang tidak bisa berhubungan badan karena terkena sihir.

4.Daun Bidara Untuk Makanan atau Minuman
Buah bidara dari kultivar unggul dapat dimakan dalam keadaan segar, atau diperas menjadi minuman penyegar, juga dikeringawetkan, atau dibuat manisan. Di Asia Tenggara, buah yang belum matang dimakan bergaram. Pernah dilaporkan bahwa buah bidara juga direbus dan menghasilkan sirop.
Di Indonesia, daun mudanya diolah sebagai sayuran; daun-daunnya dapat pula dijadikan pakan. Di India, pohon bidara merupakan salah satu dari beberapa jenis tanaman yang digunakan untuk pemeliharaan serangga lak; ranting-ranting yang terbungkus oleh sekresi serangga itu dipungut untuk diproses menjadi sirlak. Kulit kayu dan buahnya menghasilkan bahan pewarna. Kayunya berwarna kemerahan, bertekstur halus, keras, dan tahan lama, dan digunakan sebagai kayu bubut, alat rumah tangga, dan alat-alat lain. Buah, biji, daun, kulit kayu, dan akarnya berkhasiat obat, terutama untuk membantu pencernaan dan sebagai tapal untuk luka. Di Jawa, misalnya, kulit kayunya digunakan untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, sedangkan di Malaysia bubur kulit kayunya dapat dimanfaatkan untuk obat sakit perut.

5.Daun Bidara atau daun bidara cina
Bidara acap dipertukarkan identitasnya dengan bidara cina (Ziziphus zizyphus; sinonim Z. jujuba Miller, Z. vulgaris Lamk.).Sebutan yang sekarang ini sering kita dengar dengan panggilan Daun Bidara cina adalah karena Bidara yang terakhir ini dibudidayakan di Cina bagian utara.Dan di Indonesia orang menyebut daun bidara dengan sebutan bidara cina karena juga dalam sebuah sumber ada suatu daerah yang disitu banyak tinggal orang keturunan cina dan menanam daun bidara.Daerah tersebut pun kini dinamakan daerah Bidaracina.

Cara mendapatkan Daun Bidara

Sobat Dharma semua,setelah mengetahui misteri dan khasiat daun bidara,dalam postingan ini sekaligus meng informasikan bahwa mulai saat ini Dharma Sehat sudah menyediakan Serbuk Ekstrak Daun Pohon Bidara.Ekstrak Serbuk Daun Pohon bidara di ambil dari daun pohon bidara, insya Allah bermanfaat untuk membantu mengatasi berbagai macam penyakit ganguan Jin seperti :Santet.guna-guna, pelet, teluh, guna-guna, sihir dan lain-lain.Serbuk extrak daun bidaracina sangat cocok untuk Ruqyah

Serbuk Extrak Daun Pohon Bidara siap digunakan untuk membantu pengobatan therapi ruqyah.Serbuk extrak bidara ini cara penggunaannya adalah digunakan untuk mandi.Cara penggunaan saya sertakan dalam paket.

Harga Serbuk Extrak Daun Pohon Bidara
Serbuk extrak daun bidara siap pakai ini hanya cukup membayar Rp 80.000/paket (Tambah ongkos kirim untuk yang jarak jauh).

Satu paket serbuk extrak daun bidaracina berisi 1bungkus serbuk dalam kemasan plastik klip (Cukup Untuk 2 x Pemakaian).
Hubungi saja 08170133458 untuk mendapatkannya.
Salam Sehat.

+ komentar + 9 komentar

Selasa, Juli 03, 2012

Kalau ada yang kepingin memelihara pohonnya bisa hubungi saya gan

Jumat, September 28, 2012

subhanallah, ada juga dalil hadits apalagi shahih, sepertinya saya bakala mencari deh makasih infonya.

Kamis, Maret 14, 2013

saya ingin memelihara pohon nya, gmn cara menghubungi?

Jumat, Maret 15, 2013

Silahkan bos,dicari saja dalil dan haditsnya yang lain...

Sabtu, Oktober 12, 2013

Silahkan bos,kalau mau pesan,sekarang pohonnya sudah tersedia

Minggu, Februari 23, 2014

Ass wr wb, Mas saya ingin sekali menanam pohon bidara, bisa di bantu tidak untuk mengirim bibitnya .? Matur nuwun sak derengipun.

Wassallamuaallaikum wr wb

Selasa, Maret 04, 2014

waalaikum salam wr. wb... silahkan kalau mau pesan bibitnya untuk yg paket bijian 1 paket 150rb,untuk yg paket pohon yg udah tumbuh biayanya 250rb,bila kurang jelas,silahkan tlp saja ke 08170133458

Minggu, April 13, 2014

mohon maaf kalo ini jenis bidara apa ya? apa bidara dari madinah / sidr?

Rabu, Juni 04, 2014

ijin copy yaa, terima kasih banyak

Poskan Komentar

 
Support : Darmanto Copyright © 2011. Dharma Sehat - All Rights Reserved
Template by Creating Website. Powered by Blogger