Cara Membuat Anak Pintar

posted in: Pengobatan | 0
Cara Membuat Anak Pintar.Sobat Dharma,saat ini para orangtua mungkin banyak yang sedang was-was dengan kepintaran anaknya.Semua orang tua yang memiliki putra atau putri yang sedang sekolah saat ini mungkin juga sedang banyak berdoa akan kepintaran anaknya.Hal ini karena saat ini putra-putri kita yang masih sekolah sedang melaksanakan semesteran.Jadi pastilah semua orang tua berharap kelak anak akan mendapatkan nilai terbaik.

Dalam Menghadapi semesteran ini,ada salah seorang sobat Dharma yang menanyakan bagaimana sie Cara membuat anak pintar? Menjawab akan hal ini,langsung saja ya saya akan berbagi info bagaimana cara membuat anak pintar.Pintar itu adalah sebuah
anugrah. Memang, pintar itu anugrah, dan kepintaran didukung oleh
lingkungan sekitar pula,dalam hal ini ada 9 cara membuat anak pintar yang ingin saya bagikan di sini:

1. Bermain permainan yang berpikir
Catur, teka-teki silang dan sudoku selain menyenangkan juga mendukung
strategi berpikir anak-anak, bagaimana cara menyelesaikan masalah, dan
membuat keputusan yang kompleks.
2. Bermain musik
Bermain musik selain menyenangkan juga bisa merangsang pertumbuhan otak
kanan. Menurut sebuah studi di Universitas Toronto, diadakannya
pelajaran musik bisa memberikan keuntungan dalam meningkatkan IQ anak
dan performa akademisnya. Semakin lama waktu yang digunakan untuk
bermain musik maka efek yang dihasilkan juga semakin besar.
3. Pemberian ASI
ASI merupakan makanan otak yang paling dasar. Peneliti secara konsisten
terus menunjukkan berbagai macam keuntungan ASI yang behubungan dengan
pertumbuhan bayi. Anak yang mengkonsumsi ASI eksklusif akan memiliki
tingkat kepintaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang
mengkonsumsi ASI hanya beberapa bulan saja.
4. Membiasakan berolahraga
Para peneliti di Universitas Illinois menunjukkan hubungan yang kuat
antara kebugaran dan prestasi akademik di antara anak-anak sekolah
dasar. Semakin bugar badan sang anak maka kemampuan dalam menerima
pelajaran juga meningkat. Sebaiknya mendorong anak untuk terlibat dalam
aktivitas fisik atau organisasi olahraga tertentu sesuai dengan minat
anak.
5. Menyingkirkan makanan siap saji
Mengurangi asupan gula, lemak trans dari makanan siap saji dan
menggantinya dengan makanan bergizi tinggi yang baik untuk perkembangan
mental anak usia dini serta berfungsi dalam perkembangan motorik anak
pada usia 1-2 tahun pertama. Contohnya anak-anak memerlukan zat besi
untuk perkembangan jaringan otak yang sehat, anak yang kekurangan zat
besi akan lambat dalam menerima rangsangan.
6. Mengembangkan rasa ingin tahu
Para ahli mengatakan orang tua yang menunjukkan rasa ingin tahunya pada
anak akan mendorong anak untuk mencari ide-ide baru, sehingga merangsang
anak untuk berpikir. Mengajari anak keterampilan baru serta pendidikan
di luar rumah juga bisa mengembangkan rasa ingin tahu anak dan
intelektualnya.
7. Budayakan membaca
Membaca adalah cara yang paling mudah untuk meningkatkan pembelajaran
dan perkembangan kognitif anak-anak dari segala usia. Cara ini bisa
dimulai dengan sering membacakan anak dongeng sebelum tidur dan
sering-seringlah memberikan anak hadiah buku yang bisa menarik
perhatiannya.
8. Mengajarkan kepercayaan diri
Orang tua sebaiknya meningkatkan semangat dan optimisme anak-anak.
Berpartisipasi dalam tim olahraga atau kegiatan sosial akan membantu
meningkatkan kepercayaan diri sang anak diantara teman-temannya.
9. Memberikan sarapan yang sehat
Para peneliti meyakinkan bahwa mengonsumsi sarapan yang sehat akan
meningkatkan memori dan konsentrasi anak dalam belajar. Anak-anak yang
tidak dibiasakan sarapan cenderung lebih mudah marah dan kurang
konsentrasi pada waktu belajar, sementara anak yang sarapan akan tetap
fokus dan bergerak selama jam sekolah.

Ok sobat Dharma,kiranya sampai di sini dulu info mengenai Cara membuat anak pintar,semoga cara ini ada manfaatnya buat sobat dharma semua.
Salam sehat.

Sumber:http://michellekezia.wordpress.com/2009/08/02/9-cara-membuat-anak-pintar/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *