Jangan salah, Ini Bedanya Penyakit Rematik Dan Asam Urat

posted in: Blog | 0

Pernah mengalami nyeri sendi? Ternyata ada dua penyakit yang bisa menyebabkan kondisi tersebut terjadi lho, Rematik dan asam urat. Sebelumnya pasti Anda sudah pernah sering mendengar kedua jenis penyakit ini bukan, ya kedua jenis penyakit ini memang memiliki gejala yang sama sehingga masih banyak orang yang beranggapan jika asam urat dan rematik masih satu jenis penyakit, padahal sebenarnya penyakit kedua jenis ini berbeda lho.

Cara penanganya kedua penyakit ini juga beda. Nah agar tidak bingung dalam membedakan penyakit rematik dengan asam urat. Kali ini sahabat dharma sehat akan mengulas sedikit informasi kesehatan nih seputar asam urat dan rematik, guna Anda tidak bingung dalam membedakan kedua jenis penyakit ini. Kedua penyakit ini memang menimbulkan rasa yang sama seperti bengkak, rasa nyeri serta muncul kemerahan pada sendi. Penyakit ini akan menganggu aktivitas dan membuat rasa tidak nyaman Anda setiap hari. Yuk mari simak ulasan admin berikut ini ya.

Perbedaan Rematik Dan Asam Urat

Rematik merupakan penyakit yang bisa menimbulkan rasa nyeri akibat persendian dan otot mengalami pembengkakan dan peradangan, rasa nyeri bisa menjangkit persendian di bagian manapun dalam tubuh. 

Jika rematik biasanya menimbulkan rasa nyeri, bengkak, memerah dan terasa kaku di kedua sisi tubuh khususnya sendi-sendi seperti di pergelangan bahu, tangan dan kaki, sehingga timbulnya demam, nafsu makan berkurang , lemas, lesu dan berat badan menurun.

Sedangkan asam urat, terjadi karena ada penumpukan asam urat yang berlebihan di tulang, sendi dan jaringan tubuh. Biasanya rasa nyeri asam urat mendadak muncul secara tibatiba di salah satu kaki terutama pada jempol kaki atau persendian, biasanya asam urat bereaksi pagi hari dan malam hari menjelang tidur.  

Untuk penyebab rematik biasanya di turunkan dari keluarga, hingga saat ini munculnya gejala rematik belum juga di ketahui secara lebih jelas, namun di duga akibat kebiasaan merokok dan infeksi virus. Sedangkan gejala asam urat, jika kambuh berarti terlalu banyak konsumsi makanan yang kaya zat purin seperti kerang, daging, jeroan dan roti gandum.

Perlu Anda ketahui penyakit rematik menyerang ke siapa saja lho tanpa memandang usia terutama pengidap paling banyak oleh wanita di bandingkan dengan pria, penyakit ini sering menyerang oleh mereka yang memiliki usia lansia di atas 60 tahun. Jika pengidap asam urat lebih banyak menyerang kaum pria usai dewasa karena kelebihan berat badan atau obesitas hal ini di sebabkan kebiasaan mereka mengonsumsi minuman dan makanan yang mengandung banyak alkohol, tidak hanya itu makanan dengan bahan pemanis buatan juga bisa menimbukan terjadinya penyakit asam urat.

Untuk menghindari kedua jenis penyakit asam urat dan rematik, sebenarnya Anda bisa dengan mengatur pola hidup makanan yang di konsumsi, atau Anda yang sudah memiliki riwayat penyakit rematik juga bisa mencoba produk herbal pengobatan rematik dari nasa yang sudah terjamin dengan kualitas bahanya aman dan terpercaya.

Makanan Pantangan Untuk Penderita Rematik

Berikut ini jenis makanan yang perlu Anda hindari bagi pengidap rematik, simak terus ulasan admin dharma sehat di bawah ini

  1. Daging Kambing

Daging kambing mempunyai aroma yang dapat merangsang nafsu makan, tetapi di balik rasanya yang nikmat di setiap gigitan daging kambing merupakan pantangan untuk penderita rematik.

2. Makanan Seafood

Makanan seafood ternyata bisa mempengaruhi timbulnya gejala rematik lho dan bisa membuat kambuh bagi pengidap rematik. Telah di lansir oleh Amrican college of rheumatology, Jika mengonsumsi daging berwarna merah dan seafood itu dapat menimbulkan resika seseorang terkena rematik.

3. Santan

Santan, bagi ibu rumah tangga yang sering memasak tentu nggak jauh dari yang namanya santan ya. Namun perlu di ketahui santan mengandung bahan zat purin yang bisa menimbulkan nyeri sendi menjadi sakit bagi seorang pengidap penyakit dan juga bisa berpeluang meningkatkan asam urat.

4. Jeroan

Jeroan merupakan bagian daging hewan yang biasa di olah menjadi makanan ongseng seperti hati, ampela , jantung, usus, otak dan lainya. Nah perlu Anda tau mengkonsumsi makanan olahan ini dapat menimbulkan nyeri dan kambuh di bagian sendi yang sering terserang, tidak hanya menimbulkan penyakit rematik, jeroan juga bisa menyebakan penyakit komplikasi seperti jantung, obesitas, hipertensi.

5. Sayuran Mengandung Purin Tinggi

Tidak semua sayuran mengandung kadar purin yang tinggi, nah ada beberapa jenis sayuran yang bisa menimbulkan rematik seperti jamur, baya, kangkung, kembang kol dan sawi.

Nah itulah beberapa makanan yang perlu di hindari bagi pengidap penyakit rematik dan asam urat guna meningkatkan kualitas hidupnya. Semoga ulsasan admin bermanfaat untuk di baca dan bisa di sharing ke saudara maupun orang yang mengalami penyakit kedua jenis ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *