Tanda dan Gejala Gizi Buruk Pada Anak Yang Perlu Orang Tua Ketahui

posted in: Blog | 0

Tanda dan Gejala Gizi Buruk Pada Anak Yang Perlu Orang Tua Ketahui. Gizi merupakan unsur yang penting dalam tubuh terutama pada anak- anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan. Jika seorang anak tidak mendaparkan gizi yang sesuai akan mengalami kekurangan gizi atau yang sering disebut gizi buruk.  Gizi buruk adalah salah satu klasifikasi status gizi  dimana mengalami kekurangan gizi yang diketahui berdasarkan pengukuran antropometri.

Tanda dan Gejala Gizi Buruk Pada Anak Yang Perlu Orang Tua Ketahui

Jenis- Jenis Gizi Buruk

1.Kwashiorkor

Gizi buruk jenis ini disebabkan oleh kekurangan protein dalam makanan. Kondisi ini sering dialami oleh anak- anak. Gejala yang dapat diketahui yaitu edema atau bengkak karena retensi cairan, perut tampak menonjol, dan tidak ada kemampuan untuk tumbuh dan menambah beraat badan.

2.Marasmus

Jenis gizi buruk ini tidak hanya kekurangan protein saja melainkan juga kekurangan kalori, karbohidrat, dan nutrisi lainnya. Gejala yang dapat diketahui seperti penurunan berat badan, dehidrasi, perut menyusut, dan diare kronis.

Gejala Gizi Buruk

Ada beberapa gejala yang terjadi jika anak kekurangan gizi yang dapat orang tua ketahui yaitu:

  • Mengalami kegagalan dalaam pertumbuhannya
  • Anak mudah marah, lebih lesu, dan menangis berlebihan
  • Kulit dan rambut kering bahkan hingga rontok
  • Kehilangan kekuatan ototnya
  • Berat badan kurang
  • Tinggi badan tidak sesuai dengan anak seumurannya

Penyebab Gizi Buruk

1.Faktor ekonomi

Keterbatasan penghasilan keluarga memang mempengaruhi jenis makanan yang disediakan setiap harinya baik kualitas maupun kuantitas.

2.Pengetahuan tentang gizi

Banyak keluarga yang serba kecukupan tetapi banyak yang mengalaami gizi buruk. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan orang tua tentang gizi yang harus diberikan pada anak dan lebih sering memberikan makanan cepat saji pada anak.

3.Jarak kelahiran yang tidak sesuai

Penelitian menyatakan bahwa seorang anak yang maassih kecil dan memiliki ibu yang sedang hamil akan mengalami kurang gizi atau gizi buruk. Hal ini dikarenakan si Ibu akan lebih mementingkan dirinya sendiri dibandingkan anaknya sehingga pemberian gizi pada anak akan terabaikan.

4.Tradisi pantagan

Terkadang diberbagai daerah memiliki tradisi bagi ibu hamil yang tidak boleh makan sesuatu yang mestinya memberikan gizi baik pada janin.

5.Suka makan berlebihan akan satu makanan

Menyukai suatu makanan atau tidak bervariasi dan makan terlalu berlebih justru akan memberikan gizi yang buruk bagi kesehatan.

Cara Mencegah Gizi Buruk

  • Perhatikan asupan gizi saat hamil
  • Berikan ASI ekslusif pada bayi hingga berumur 6 bulan
  • Memberikan asupan yang bergizi dan berfariasi pada anak
  • Sering menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan pada anak
  • Mengikuti program posyandu

Dampak Gizi Buruk

1.Gangguan mental

Penelitian menyatakan jika seorang anak memiliki gizi yang kurang akan berpengaruh pada psikologisnya seperti rasa cemas berlebih atau konsentrasi belajar menurun. Gizi buruk juga berpengaruh terhadap kemampuan anak untuk beradaptasi.

2.Tingkat IQ rendah

Anak- anak yang memiliki keluhan gizi buruk akan sering meninggalkaan kelas sehingga tidak naik kelas. Anak- ana yang kurang gizi juga cenderung memiliki konsentrasi belajar yang buruk. Anak juga akan sulit berteman dengan aak seumurannya dikarenakan kondisinya.

3.Penyakit Infeksi

Anak yang mengalami gizi buruk akan rentan terkena infeksi. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan yang lemah dikarenakan nutrisi yang tidak tercukupi.

4.Mengakibatkan stunting

Dampak yang terjadi jika anak mengalami gizi buruk yaitu stunting atau biasa yang disebut kerdil.  Anak anak yang sedang masa pertumbuhan membutuhkan nutrisi yang cukup, tetapi nutrisi yang dibutuhkan tidak tercukupi maka anaka akan mengalami stunting.